| Tujuan Penelitian |
: |
Kebutuhan akan energi listrik menjadi kebutuhan primer nasional. Dalam keberlangsungan proses produksi energi listrik pada pembangkitan – pembangkitan diperlukan energi listrik untuk pemakaian sendiri. Dalam penelitian ini dibangun sebuah aplikasi sistem cerdas untuk memprediksi energi listrik pemakaian sendiri di PT Indonesia Power sub unit PLTA Wonogiri. |
| Subjek Penelitian |
: |
- Energi listrik yang dihasilkan PLTA Wonogiri dengan satuan KwH. (f)
- Data Operasi Waduk Gajah Mungkur :
- Elevasi muka air waduk dengan satuan Meter. (a1)
- Debit air yang masuk ke turbin dengan satuan /detik. (a2)
|
| Metode Penelitian |
: |
Dalam penelitian ini terdapat beberapa tahapan. Penjelasan dari tahapan yang dilakukan adalah sebagai berikut :
- Perumusan Masalah Tahapan perumusan masalah merupakan tahapan dimana melaksanakan diskusi di tempat penelitian dan bersama – sama merumuskan masalah terkait dengan prediksi energi listrik pemakaian sendiri di PT Indonesia Power Sub Unit PLTA Wonogiri.
- Pengumpulan Data Metode pengumpulan data yang dilaksanakan dalam penelitian ini menggunakan 3 metode, yaitu studi literature, studi lapangan dan studi kepustakaan.
- Perancangan Sistem Cerdas Perancangan sistem cerdas ini menggunakan Toolbox GUI Matlab.
- Pembuatan Aplikasi Sistem Cerdas untuk Prediksi Dalam pembuatan aplikasi ini menggunakan Bahasa Pemrograman MATLAB, dengan data inputan berupa data yang di import dari Microsoft Excell.
- Analisis Hasil Analisa yang dilakukan dalam tahapan ini adalah menganalisa hasil prediksi dari aplikasi dengan hasil aktual produksi energi listrik. Dalam analisa ini dilakukan analisa hasil pembelajaran dan analisa hasil pengujian.
- Kesimpulan dan Saran Pada tahap terakhir yang dilaksanakan adalah merumuskan kesimpulan akan keseluruhan tahap penelitian dan memberikan saran untuk pengembangan penelitian berikutnya.
|
| Hasil Penelitian |
: |
Untuk berikutnya, akan dibandingkan nilai target output dan target prediksi , dan akan dicari pasangan nilai yang optimum, yaitu nilai yang mendekati target yang diharapkan ataupun nilai yang mempunyai nilai error terkecil dari proses pengujian yang ditunjukkan pada tabel 2.
|
| Kelebihan |
: |
Memudahkan untuk memprediksi energi listrik pemakaian sendiri di PT Indonesia Power sub unit PLTA Wonogiri. Dalam penelitian ini menggunakan metode Neuro Fuzzy. Neuro Fuzzy yang digunakan adalah Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System atau Adaptive Network Based Fuzzy Inference System. ANFIS merupakan sistem inferensi fuzzy berbasis jaringan saraf adaptif, atau sistem inferensi fuzzy berbasis jaringan adaptif. Kelebihan ANFIS adalah kemampuan proses pembelajaran, seperti yang dimiliki oleh jaringan saraf tiruan |
| Kekurangan |
: |
Hasil dari target dan prediksi untuk tingkat errornya masih terbilang tinggi |
| Kesimpulan & Saran |
: |
Berdasarkan uraian hasil penelitian dan pembahasan dari bab sebelumnya maka dapat memberikan kesimpulan :
- Hasil prediksi dari aplikasi sistem cerdas diperoleh besar Mean Percentage Error (MPE) 0.377970875 dengan parameter laju pembelajaran 0.4, momentum 0.6
- Perbandingan hasil prediksi aplikasi sistem cerdas dan hasil produksi energy listrik untuk pemakaian sendiri secara aktual PLTA diperoleh hasil output optimal yang mendekati dengan nilai target pada saat kelas = 2, parameter laju pembelajaran 0.4, momentum 0.6.
|
Komentar
Posting Komentar