Kodingg
1. This
This digunakan untuk menujuk pembuat kelas(variabel
instant) dan digunakan untuk menyatakan objek sekarang atau object dalam class
tersebut.
digunakan
dalam sebuah deklarasi kelas untuk menentukan superclass; digunakan dalam
deklarasi interface untuk menentukan satu atau lebih superinterfaces
Keyword super digunakan untuk memanggil method
pada superclass.
Contoh :
class katt
{
public void suara()
{
System.out.println("Miaww...");
}
}
class siam
extends katt //siam adalah turunan dari katt
{
public void mengeong()
{
super.suara(); //memanggil method suara pada superclass katt
}
public static void main(String[] args)
{
siam siam1 = new siam();
siam1.suara(); //mencetak "Miaww..."
4. Pengertian Constructor dalam OOP
Constructor (bahasa indonesia: konstruktor)
adalah method khusus yang akan dijalankan secara otomatis pada saat
sebuah objek dibuat (instansiasi), yakni ketika perintah “new” dijalankan.
Constructor biasa digunakan untuk membuat proses awal dalam
mempersiapkan objek, seperti memberi nilai awal kepada property,
memanggil method internal dan beberapa proses lain yang digunakan untuk
‘mempersiapkan’ objek.
Dalam PHP, constructor dibuat menggunakan method : __construct().
5. Pengertian Destructor dalam OOP
Destructor (bahasa indonesia: destruktor) adalah method
khusus yang dijalankan secara otomatis pada saat sebuah objek dihapus.
Di dalam PHP, seluruh objek secara otomatis dihapus ketika halaman PHP
dimana objek itu berada selesai diproses. Tetapi kita juga dapat menghapus
objek secara manual.
Destructor biasanya digunakan untuk ‘membersihkan’
beberapa variabel, atau menjalankan proses tertentu sebelum objek
dihapus.
Dalam PHP, destructor
dibuat menggunakan method : __destruct().
6. Exception Handling
adalah event
yang terjadi ketika program menemui kesalahan pada saat instruksi program
dijalankan.
Suatu
program apabila mengalami kesalahan akan menghasilkan suatu runtime errors seperti
gagal membuka file, suatu program melakukan akses diatas range array
dan lain-lain. ketika runtime errors tersebut terjadi, aplikasi akan
membuat suatu exception
Jenis –
jenis Exception:
- Exception class merupakan kesalahan yang disebabkan oleh program dan kesalahan external. Kesalahan jenis ini dapat ditangkap dan diatasi oleh program. Exception terdiri dari banyak subclass.
- Error class merupakan class yang berhubungan dengan kesalahan pada internal system. Jika terjadi kesalahan jenis ini maka hanya dapat dilakukan bagaimana memberitahu kepada pemakai dan melakukan pengakhiran program.
7. Access
Modifier
adalah
batasan dan cara mengakses suatu properti dan/atau fungsi dari sebuah kelas.
Dengan access modifier inilah salah satu tujuan belajar OOP dapat dicapai yaitu
enkapsulasi data. Enkapsulasi data merupakan cara melindungi atribut/fungsi
tertentu dari sebuah kelas agar tidak sembarangan diakses dan dimodifikasi di
suatu bagian program sehingga validitas data bisa terjaga. Dalam Access
Modifier terbagi menjadi 3 macam yaitu : Public, Private, Protected
(-) Public :
atributaccess modifier ini bebas diakses dari manapun dari program.
Umumnya, sebuah fungsi constructor dan
destructor pasti public.
Kemudian
fungsi-fungsi accessor dan modifier juga diberi akses public.
(-)
Private :
akses private hanya bisa diakses didalam kelas itu sendiri. Umumnya
atribut yang menggambarkan sifat objek diberi akses private. Hal ini
dilakukan untuk melindungi validitas data dan keperluan error handling.
atribut yang menggambarkan sifat objek diberi akses private. Hal ini
dilakukan untuk melindungi validitas data dan keperluan error handling.
(-)
Protected : merupakan access
modifier yang hanya akan muncul jika ada lebih dari 1
kelas dalam suatu soalus permasalahan dan ada
kelas yang mendapat
pewarisan sifat(inheritance) dari kelas lain. Jadi, dengan memberi akses
pewarisan sifat(inheritance) dari kelas lain. Jadi, dengan memberi akses
protected, suatu atribut dan/atau fungsi bisa
diakses penuh dari kelas
turunan(child).
turunan(child).


Komentar
Posting Komentar